Suryanation Motorland Curi Perhatian Builder Dunia di Motor Bike Expo

Suryanation Motorland Curi Perhatian Builder Dunia di Motor Bike Expo


Saratogaartsfestival – Usai berhasil menyelenggarakan kontes custom scene motor di Indonesia didalam lebih dari satu tahun terakhir, Suryanation Motorland ulang menggelar hal serupa.

Namun, kali ini bukan di Tanah Air, namun di daratan Eropa. Ya, Tim Suryanation Motorland mengadakan custom contest motor di gelaran Motor Bike Expo 2019 di Verona, Italia, Senin (21/1/2019).

Mirko Perugini berasal dari Gallery Motorcyles “Deeva” pun berhasil merengkuh gelar The Greatest Bike Suryanation Motorland Custom Contest. Mirko yang manfaatkan basis motor Harley-Davidson JD tahun 1920 sangat tidak menyangka motornya menjadi The Greatest Bike didalam kontes tersebut.

“Saya terkejut sebab memenangi kontes,” kata Mirko didalam info tercantum yang Kompas.com terima, Selasa (22/1/2019).

Perlu diketahui, tak sekedar beroleh hadiah duwit tunai, pemenang The Greatest Bike didalam kontes berikut bakal datang pula di acara Suryanation Motorland 2019 di Tanah Air.

“Saya juga bahagia mampu datang ulang ke Indonesia dengan motor aku untuk berbagi gagasan dengan builder Indonesia,” jadi Mirko.

Suryanation Motorland Committee, Rizky Dwianto mengatakan, motor punya Mirko layak dinobatkan sebagai The Greatest Bike didalam Suryanation Motorland Custom Contest. Ini sebab berasal dari segi teliti dan pengerjaannya sangat disiapkan dengan baik nyaris di semua bagiannya.

“Motor ini juga mengandalkan mesin H-D Vintage yang telah pasti menjadi tantangan untuk sistem restorasi,” kata dia.

Asal mengetahui saja, bukan hal ringan bagi Mirko Perugini untuk menjadi The Greatest Bike di kontes tersebut. Selain menghadapi builder-builder paling baik di Motor Bike Expo 2019, ia pun mesti melewati penilaian berasal dari 10 dewan juri yang telah punya nama besar dan kompetensi di dunia custom motor tingkat dunia.

Suryanation Motorland Curi Perhatian Builder Dunia di Motor Bike Expo

“Meski Suryanation Motorland Custom Contest baru pertama kali diselenggarakan di Eropa, tetapi sebagian tokoh custom motor dunia bersedia jadi juri berasal dari kontes yang kami selenggarakan. Tentunya ini merupakan kehormatan yang luar biasa bagi kami,” tambah Rizky Dwianto.

Adapun sepuluh nama yang jadi dewan juri berasal dari Suryanation Motorland Custom Contest, yaitu Cory Ness (Arlen Ness Motorcycles), Shinya Kimura (Chabott Engineering), Kirk Taylor (Custom Design Studio), Bimo Hendrawan (Bimo Custombikes), dan Maria Eliot (Eliot Iron Magazine).

Kemudian, Moreno Persello (Bikers Life), Kia Niedrich (Easy Riders Magazine), Onno Wieringa (Photomadness), Minoru Uemura (Vibes Magazine) dan Missy Murphy (Kuryakyn).

Sebagai informasi, total tersedia 8 kelas yang dipertandingkan di Suryanation Motorland Contest. Delapan di antaranya adalah Championship, Modified Harley, Café Racer, Vintage atau Old School, Best Painting dan Best Engine, dan juga The Greatest Bike.

Banjir apresiasi

Pelaksanaan Suryanation Custom Contest di gelaran Motor Bike Expo 2019 memperoleh pula apresiasi dari beberapa tempat internasional dan builder motor dunia.

Salah satunya adalah Horst Rosler. Builder yang terhitung fotografer profesional dari majalah Motographer.de asal Jerman ini sangat salut bersama dengan Suryanation Motorland.

“Respek tinggi saya berikan untuk Suryanation Motorland yang telah berkunjung jauh dari benua lain untuk memberi tambahan apresiasi kepada karya builder di Eropa. Apalagi motor dan builder-nya akan dibawa ke Indonesia,” kata Rosler.

Tanggapan positif kehadiran Suryanation Motorland di Motor Bike Expo 2019 diutarakan pula oleh dewan juri Suryanation Motorland Contest, Maria Eliot dari Eliot Iron Magazine.

Menurutnya, tak hanya puas sanggup berpartispiasi sebagai juri didalam kontes tersebut, dia bangga pula menyaksikan para peserta yang telah ikuti Suryanation Motorland Contest.

Suryanation Motorland Curi Perhatian Builder Dunia di Motor Bike Expo

“Saya apresiasi dengan cermat dan kelebihan masing-masing motor karya builder yang telah berpartisipasi di Suryanation Motorland,” kata dia.

Sementara itu, Shinya Kimura dari Chabbott Engineering mengaku salut kepada Indonesia, dikarenakan punyai event layaknya Suryanation Motorland yang terus menerus memberi tambahan apresiasi kepada karya builder.

Selain berhasil menggelar kontes, partisipasi Suryanation Motorland di Motor Bike Expo 2019 pun menorehkan prestasi atau penghargaan.

“Tosan Adji”, tidak benar satu motor custom yang dibawa ke event tersebut berhasil masuk tiga besar The King of Motor Bike Expo. Iconic Bike Suryanation Motorland 2018 ini beroleh pula penghargaan dari Easyriders Magazine.

Sementara itu, Iconic Bike Suryanation Motorland 2017 “Trident” diganjar penghargaan dari Spain Bike Scene. Nama terakhir adalah sebuah motorcylce movement di Spanyol yang bekerja sama dengan Eliot Magazine.

Suryanation Motorland Curi Perhatian Builder Dunia di Motor Bike Expo
“Menjadi kebanggaan sendiri bagi Suryanation Motorland karena bisa ambil bagian dari dunia custom motor Eropa. Kami berharap kehadiran Suryanation Motorland di sini juga bisa memberikan dampak positif bagi perkembangan dunia custom motor di Indonesia,” tutup Rizky.

Nah, bagi Anda pecinta modifikasi motor yang penasaran dengan kegiatan tim Suryanation Motorland dan ingin mengetahui informasi terbaru dari mereka pantau terus Instagram @suryanation_motorland dan website suryanation.id.

Leave a Reply