Roket Terbuat dari Printer 3D Akan Meluncur 2021

Roket Terbuat dari Printer 3D Akan Meluncur 2021

      No Comments on Roket Terbuat dari Printer 3D Akan Meluncur 2021


Berita harian, Roket Terbuat dari Printer 3D Akan Meluncur 2021. Produsen roket asal Skotlandia, Orbex, dikabarkan akan mengembangkan roket yang diciptakan berasal dari teknologi printer 3D.

Perusahaan yang bermarkas di Forres ini, mengungkapkan roketnya jadi roket pertama yang diciptakan berasal dari printer 3D.

Namun, semua anggota roket ternyata tidak dihasilkan berasal dari printer 3D. Bagian yang diciptakan berasal dari printer 3D justru cuma mesin untuk mendorong kargo roket terbang ke luar angkasa.

Adapun mesin dimanufaktur printer 3D bersama dengan detail. Bahan mesin selanjutnya pun diklaim kuat dan sanggup bertahan di area hampa udara. Sementara, roketnya sendiri dibikin berasal dari material serat karbon dan komposit aluminium.

“Pengembangan roket ini sanggup mewujudkan ambisi Skotlandia untuk memimpin upaya eksplorasi luar angkasa berasal dari Eropa. Nantinya, roket ini akan meluncur terhadap 2021,” kata CEO Orbex, Chris Larmour seperti dilansir Mirror, Sabtu (9/2/2019).

Misi Eksperimen

Roket Epsilon-4 diluncurkan dari pusat luar angkasa Uchinoura oleh Badan Eksplorasi Luar Angkasa Jepang (JAXA) di Prefektur Kaghoshima, 18 Januari 2019 (AFP)

Saat meluncur 2021 nanti, roket juga akan mempunyai sejumlah muatan eksperimen berasal dari Surrey Satellite Technology LTD.

Lebih lanjut Larmour mengatakan, roket didesain bersama dengan bahan bakar bio-propana, yang mana lebih bersih dan dianggap sebaagi sumber kekuatan terbarukan berasal dari semua bahan bakar roket yang ada.

“Tujuan kami juga dambakan memangkas emisi karbon di luar angkasa,” kata Larmour.

130 Pekerja

Falcon Heavy

Meski mesinnya diciptakan berasal dari printer 3D, Orbex mengembangkan roket ini tak sendiri. Perusahaan memperkerjakan 130 tenaga untuk merancang roket tersebut.

Tak cuma itu, fasilitas produksi roket Orbex yang berlokasi di Forres, juga sangat luas, berukuran 2.000 mtr. persegi.

“Fasilitas Orbex ini sangat besar dan begitu berkembang. Kami tak sabar tunggu penerbangan perdana roket tersebut,” tutur Menteri Inovasi Sotlandia, Ivan McKee terhadap kesempatan yang sama.

Leave a Reply