Pembalap Spanyol Meninggal, Perdana Menteri hingga Bintang Sepak Bola Berduka


Ucapan dukacita terus mengalir untuk pembalap belia Spanyol, Andreas Perez Manresa, yang meninggal akibat mengalami kecelakaan pada ajang FIM CEV Moto3 2018, Senin (11/6/2018). Berbagai kalangan ikut mengucapkan dukacita, termasuk Perdana Menteri Spanyol, Pedros Sanchez.

“Saya syok mendengar berita meninggalnya pembalap Andreas Perez. Sangat sulit kehilangan seseorang yang sangat muda. Cinta dan dukungan kami untuk keluarga dan teman-temannya,” ujar Pedro Sanchez melalui akun Twitternya.

Kecelakaan parah yang dialami Perez terjadi pada balapan di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Minggu (10/6/2018). Pembalap yang masih berusia 14 tahun tersebut terjatuh pada rave kedua. Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit di Barcelona, tapi kondisinya kritis.

Dia akhirnya tutup usia pada Senin, dikabarkan karena mengalami cedera parah di kepala. Tahun lalu, dia menunjukkan talentanya dengan menempati peringkat keempat pada European Talent Race. Sayangnya, setelah promosi ke CEV Moto3 Junior World Championship 2018, kariernya harus terhenti oleh kecelakaan hebat yang merenggut nyawanya.

Selain perdana menteri, ucapan belasungkawa juga datang dari bintang sepak bola dunia, Iker Casillas, hingga Presiden Olimpiade Spanyol, Alejandro Blanco.

Berikut berbagai ucapan belasungkawa untuk Andreas Perez Manresa:

Dukungan dan Simpati

 

Kesedihan juga diungkapkan Presiden Komite Olimpiade Spanyol, Alejandro Blanco. “Prihatin tentang tragedi buruk yang datang dari Barcelona. Pikiran kami dan semua yang tergabung di Komite Olimpiade untuk keluarga dan rekan-rekan Andreas Perez,” kata Alejandro Blanco.

Pembalap MotoGP, Alvaro Bautita, juga turut berduka. “Bela sungkawa terdalam kami untuk keluarga dan teman-teman Andreas Perez, tanpa kata-kata,” kata Bautista, melalui akun Twitternya.

Leave a Reply