Pelajar SMA di AS lepaskan tembakan membabi buta di sekolahnya, 10 orang tewas


Pagourtzis, pelajar Amerika Serikat melepaskan tembakan pada Jumat (18/5) ke penghuni sekolahnya. Akibat kejadian itu, 10 orang tewas sementara beberapa lainnya terluka.

“Pelaku mempersenjatai dirinya dengan senapan dan pistol. Insiden ini menyebabkan sembilan siswa dan satu orang guru tewas,” kata pihak berwenang, dikutip dari Reuters, Sabtu (19/5).

Menurut keterangan para siswa yang diidentifikasi oleh penegak hukum sebagai Dimitrios Pagourtzis, pelaku melakukan aksi di tengah kelas seni di SMA Santa Fe sebelum pukul 8 pagi waktu setempat.

Setelah melihat jatuhnya korban, siswa dan staf sekolah lain segera berhamburan keluar sekolah. Kemudian alarm kebakaran sekolah berbunyi sehingga memicu evakuasi penuh seisi sekolah.

Beberapa teman sekelas tidak menyangka bahwa Pagourtzis bisa melakukan tindakan sadis seperti itu. Sebab, Pagourtzis dinilai sebagai siswa yang pendiam dan penyendiri juga aktif di timĀ sepak bola.

Namun sebelum kejadian, ada yang aneh dengan Pagourtzis. Dia mengenakan jas hujan saat cuaca cukup panas hingga mencapai 32 derajat Celcius.

Sementara itu, menurut Gubernur Texas Greg Abbott, Pagourtzis memperoleh senjata api dari ayahnya, yang mendapatkannya secara sah.

Insiden penembakan ini merupakan yang terbaru dari serangkaian insiden mematikan di sekolah-sekolah AS. Sebelumnya, tepatnya pada 14 Februari lalu, penembakan terjadi di SMA Parkland, Florida. Sebanyak belasan orang tewas akibat kerjadian ini.

Leave a Reply