vivo

Begini Cara Kerja Kamera Selfie di Vivo Nex


Vivo baru saja mengumumkan flagship smartphone terbarunya, yakni VivoNex. Tak seperti perangkat lain, Nex tidak hadir dengan notch di layarnya.

Vivo sengaja tidak memakai notch di smartphone terbarunya untuk “menyembunyikan” kamera depan perangkat.

Ya, kamera depan VivoNex terletak di sisi atas ponsel dengan konsep pop up. Meski cukup unik, banyak yang mempertanyakan ketahanan hardware kamera selfie tersebut.

Menjawab hal tersebut, para ahli dari situs web untuk panduan perbaikan perangkat elektronik, Myfixguide, membongkar smartphone teranyar buatan perusahaan asal Tiongkok ini.

Bagaimana cara kerja motor kamera yang Vivo gunakan untuk mendorong kamera ke atas?

Berbekal motor pegas, kamera selfie Vivo Nex dapat bergerak naik dan turun secara bebas.

Namun hardware itu tampak rentan rusak bila terbentur keras. Demikian yang dikutip dari laman Myfixguide, Selasa (26/6/2018).

Berarti, ketika hardware kamera smartphone tersebut rusak, kamu pun dipaksa untuk memperbaikinya langsung ke service center resmi atau ke perusahaan langsung.

Karena butuh ruangan khusus di dalam smartphone, perusahaan terpaksa menghilangkan earpiece dan menggantinya dengan teknologi screen soundcasting.

Spesifikasi Vivo Nex

Hasil gambar untuk vivo nex

Mengenai spesifikasi, kinerja flagship smartphone Vivo ini ditopang dengan prosesor Snapdragon 845, RAM 8GB, baterai 4.000mAh, dan ruang penyimpanan seluas 256GB.

Smartphone ini bakal punya layar OLED seluas 6,59 inci dengan resolusi 1.080 piksel.

Kabarnya, VivoNex akan tersedia dalam versi lebih terjangkau yang didukung dengan prosesor Snapdragon 710, RAM 6GB, dan ruang penyimpanan 128GB.

Menyoal kamera, VivoNex didukung kamera 12MP dengan aperture f1.8 serta kamera kedua 5MP dengan aperture 2.4.

Lain lagi dengan kamera selfie tersembunyinya yang punya resolusi 8MP dengan aperture f2.0.

Vivo juga masih membekali perangkat ini dengan jack audio 3,5mm. Perangkat ini juga akan memiliki ketebalan 7,98mm dan bobot 199 gram.

VivoNex bisa dibilang sebagai perangkat smartphone dengan desain paling tipis saat ini.

Sayangnya, kemungkinan perangkat ini hanya akan tersedia di Tiongkok seharga USD 780 atau setara Rp 10,9 jutaan untuk model dengan spesifikasi lebih tinggi.

Leave a Reply