Jorge Lorenzo Yakin Menang Seri MotoGP Bila Motor Tak Berat


Jorge Lorenzo yakin ia punya peluang untuk memenangi seri MotoGP bila motor Ducati miliknya tak terlalu menguras tenaga.

Lorenzo menyebut kegagalan di MotoGP Prancis disebabkan oleh faktor stamina miliknya. Hal itu dikarenakan desain motor Ducati dianggap Lorenzo membutuhkan tenaga besar untuk melakukan manuver.

“Bila kami bisa mengatasi masalah terkait desain motor, maka saya bisa menyimpan energi saya lebih lama, hingga akhir balapan. Dengan demikian, saya bisa berpikir lebih jernih selama balapan, termasuk saat memutuskan mendahului pebalap lain.”

“Kami belum menemukan solusi karena pada motor tahun lalu, saya tidak terlalu bermasalah [dengan desain motor yang akhirnya berpengaruh pada stamina],” ucap Lorenzo seperti dikutip dari Motorsport.

Lorenzo mengawali lomba dengan baik dan sempat cukup lama berada di depan. Namun setelah disusul Marquez, Lorenzo justru makin menunjukkan penurunan performa.

Gambar terkait

Sejumlah pebalap lain akhirnya sukses menyusul Lorenzo hingga pebalap asal Spanyol tersebut hanya finis di posisi keenam.

Setelah perlombaan, Lorenzo mengaku kegagalannya meraih podium kali ini disebabkan oleh keterbatasan stamina yang dimilikinya.

“Masalah utama saya adalah kondisi fisik saya tidak mendukung. Saya tak bisa mempertahankan stamina sepanjang lomba.”

Sejumlah pebalap lain akhirnya sukses menyusul Lorenzo hingga pebalap asal Spanyol tersebut hanya finis di posisi keenam.

Setelah perlombaan, Lorenzo mengaku kegagalannya meraih podium kali ini disebabkan oleh keterbatasan stamina yang dimilikinya.

“Masalah utama saya adalah kondisi fisik saya tidak mendukung. Saya tak bisa mempertahankan stamina sepanjang lomba.”

Gambar terkait

“Saya bermasalah [dengan stamina] sejak awal musim. Dengan kondisi trek seperti di Austin dan Le Mans, seorang pebalap harus melakukan pengereman dengan keras dan saya lebih kesulitan,” kata Lorenzo.

Lorenzo menegaskan dirinya sudah berusaha keras untuk memiliki stamina yang bisa mendukung dirinya memacu motor Ducati Desmosedici dengan baik sepanjang laga.

“Saya mengerem dengan agresif, sangat kuat di awal lomba. Kami punya akselerasi yang bagus dan saya cukup baik di area usai tikungan. Namun seiring lap berlalu, saya kesulitan mempertahankan kecepatan di tikungan. Pebalap lain makin mendekat dan akhirnya menyusul saya.”

“Saya sudah berlatih lebih keras dibandingkan sebelumnya. Saya melakukan apapun untuk membuat segalanya jadi lebih baik. Motor tahun ini butuh tenaga di lengan lebih besar dibandingkan musim lalu, jadi kami harus mencari solusi,” ujar Lorenzo.

Leave a Reply