Jadi Bagian Xiaomi, Poco Dapat Banyak Keuntungan


Sebagai merek baru di pasar smartphone, kehadiran Poco cukup menyita perhatian. Salah satunya karena Poco merupakan sub-brand dari Xiaomi.

Head of Poco Global, Alvin Tse, mengatakan Poco sejauh ini belum memiliki rencana untuk berdiri secara mandiri.

Terlebih lagi, sebagai sub-brand, perusahaan merasa lebih menguntungkan untuk memasarkan produknya ke berbagai negara yang telah menjadi pasar Xiaomi, termasuk India dan Indonesia.

Untuk informasi, smartphone pertama Poco, Pocophone F1, diumumkan di Indonesia pada hari ini, Senin (27/8/2018).

Poco memiliki sumber daya dari Xiaomi untuk mendukung rantai pasokan produknya. Hal ini tentunya memberikan jaminan untuk bisa menghasilkan produk dengan kualitas terbaik.

“Untuk merek baru seperti kami, tentu tidak akan mudah mendapatkan komponen top tier, tapi kami bisa mendapatkannya karena rantai pasokan Xiaomi juga sudah mapan,” tutur Alvin dalam sesi wawancara dengan sejumlah media di Jakarta beberapa hari lalu.

Selain itu, Poco juga bergantung pada layanan purna jual Xiaomi. Pengguna Pocophone di Indonesia, misalnya, bisa menggunakan layanan purna jual Xiaomi.

Keuntungan lain menjadi sub-brand adalah dalam hal kualitas. Sama seperti Xiaomi, Poco juga memiliki standar tinggi untuk pengujian kualitas dan proses produksi.

“Bagi sebuah merek baru, kualitas adalah jaminan. Itu tadi beberapa keuntungan menjadi sub-brand, selain itu tim kami juga menjadi lebih besar sekarang,” kata Alvin.

Ia pun menegaskan Xiaomi dan Poco tidak akan berebut konsumen. “Di dalam masyarakat, ada piramida seperti konsumen yang sensitif harga atau berbagai hal lainnya. Untuk Poco, target kami di antaranya gamer, konsumen yang benar-benar memedulikan performa dan menginginkan teknologi terbaru,” ungkapnya.

Pocophone F1 di Indonesia

Pocophone F1

Indonesia adalah salah satu target pasar Poco dengan merilis Pocophone F1 pada Senin (27/8/2018). Produk ini akan semakin meramaikan pasar smartphone di Tanah Air.

Alvin berharap kehadiran smartphone tersebut mendapatkan respon baik dari konsumen lokal.

Sejak mengumumkan Poco F1 di India, Alvin mengatakan smartphone tersebut mendapatkan tanggapan yang baik.

“Selama beberapa hari ini, kami mendapatkan banyak review bagus, tidak hanya di India, tapi juga Amerika Serikat (AS) dan Eropa,” katanya.

Namun, sejauh ini Poco belum memiliki nama untuk para penggemar smartphone besutannya, termasuk di Indonesia. Xiaomi sendiri memiliki barisan penggemar setia dengan sebutan Mi Fans.

“Kami bekerja dan belajaran dari Xiaomi, sehingga kami pun selalu mendengarkan masukan dari para pengguna. Kalau nanti memang ada nama yang mereka suka, mungkin kami akan pakai pilihan tersebut,” tutur Alvin.

Leave a Reply