Acer Pede Predator Thronos Bakal Pikat Gamers Indonesia

Acer Pede Predator Thronos Bakal Pikat Gamers Indonesia


Acer formal memboyong kursi gaming premiumnya yaitu Predator Thronos. Tidak tanggung-tanggung, bundling kursi sultan yang dilengkapi dengan PC dan sejumlah peralatan gaming Predator ini dibanderol paling murah Rp 199 juta.

Ada pula versi yang lain yang dibanderol Rp 299 juta. Bedanya, di versi lebih mahal ini diberikan PC dengan spesifikasi lebih tinggi, yaitu Predator Orion 9000 dengan Intel Core i9.

Dengan harga yang tak murah, siapa yang hendak disasar oleh Acer?

Hal inipun dijawab oleh Gaming Product Manager Acer Indonesia, Andreas Lesmana http://saratogaartsfestival.org. Ia mengatakan, kehadiran kursi gaming sultan ini merupakan prinsip Acer beri tambahan yang paling baik bagi gamers di Tanah Air.

“Acer Predator berkomitmen beri tambahan yang terbaik, kali ini dengan kehadiran Thronos, satu solusi kursi gaming desain futuristik dengan banyak fitur untuk menjawab kebutuhan kebutuhan gamers di Indonesia,” kata Andreas sementara ditemui di Kantor Acer Indonesia di Jakarta, 8 Januari 2019.

saratogaartsfestival, Andreas mengatakan, dengan kursi gaming yang dibekali banyak fitur dan kenyamaan untuk bermain ini, pengalaman gim pengguna pun bisa lebih baik dan nge-gim bisa saratogaartsfestivallebih nyaman.

Alasan Acer Boyong Predator Thronos

Hasil gambar untuk Acer Predator Thronos

Ia pun menyebutkan alasan Acer memboyong kursi gaming yang harganya setara satu unit apartemen model studio ini.

“Kami mempunyai Thronos dikarenakan ada pasarnya (di Indonesia) dengan segmentasi yang unik. Untuk sementara ini dihadirkan sesungguhnya untuk gamers sultan yang dambakan punya kursi gaming sendiri,” kata Andreas.

Kata-kata Andreas ini di dukung dengan penjualan product premium Predator lain yang di awalnya dihadirkan Acer di Indonesia. Baca juga : “Harga Laptop Asus Terbaru dan Termurah 2018“.

“Tahun lalu, kita meluncurkan notebook Predator harganya Rp 125 juta, dan itu habis didalam satu minggu. Ini memperlihatkan ada market dan segmentasi unik untuk perangkat tersebut,” kata dia.

Kendati dihadirkan untuk gamers premium, Andreas tidak menolak nantinya siapapun yang berminat bisa belanja Predator Thronos, untuk keperluan usaha rental sekalipun.

“Peluang itu terbuka luas, kalau gamers dambakan kursi gaming sendiri, its ok, kalau mau buka iCafe dan menyewakan ya kesempatan itu ada,” tuturnya.

Antusiasme Gamers Tinggi

Hasil gambar untuk Acer Predator Thronos

Sekadar informasi, Predator Thronos ada di Indonesia enam bulan setelah dirilis secara international di gelaran IFA Berlin tahun lalu.

Ia mengatakan, tingginya antusiasme gamers di Tanah Air dan market yang unik membuat Acer percaya diri untuk menjualnya di Indonesia.

“Memang perlu sementara ya berasal dari legal dan kesiapan produksi, namun dikarenakan market unik dan gamers perlu barang ini, so far respon yang diberikan di media sosial positif agar Acer pede mempunyai Predator Thronos,” katanya.

Untuk mempromosikan kursi gaming ini, Acer bahkan berencana mengajak masyarakat menjajalnya di Electronic City, Pondok Indah Mall I pada 14-20 Januari 2019.

Acer juga rencananya memperkenalkan Predator Thronos di acara final Indonesia Asia Pasific Predator League 2019 pada 25-27 Januari 2019 di Mall Taman Anggrek, Jakarta.

Leave a Reply