5 Fakta Mengenai Pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos

5 Fakta Mengenai Pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos

      No Comments on 5 Fakta Mengenai Pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos


Saratogaartsfestival.org – 5 Fakta Mengenai Pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos Jeff Bezos, pendiri dan CEO Amazon, tengah menjadi subjek berita utama di seluruh dunia baru-baru ini, baik di berita berkenaan keberhasilan dirinya memimpin Amazon menuju masa keemasan, berita yang mengkritik tajam budaya kerja yang dia bikin di Amazon, hingga kabar terbarunya yang merencanakan untuk bercerai bersama dengan sang istri, MacKenzie.

Namun, pada pas yang sama, banyak orang yang terhitung mengagumi kecerdikannya dan layanan pelanggan memiliki kualitas tinggi yang di sediakan Amazon, http://saratogaartsfestival.org dan juga dedikasi Jeff Bezos kepada keluarganya.

Apakah pencapaiannya lebih besar daripada kritik terhadapnya? Berikut ini 5 (lima) fakta yang perlu diketahui berkenaan Jeff Bezos, layaknya dikutip dari Heavy.

Bermula dari Garasi Kecil

Jeff Bezos (sumber: fortune)

Pada umur 31 tahun, Bezos memulai Amazon dari sebuah garasi kecil di Bellevue, Seattle bersama dengan dukungan istri dan satu orang karyawan, Shel Kaphan.

Awalnya dia menamai bisnisnya “Cadabra,” namun dikala seorang pengacara tidak benar mendengar nama itu menjadi “Cadaver” yang berarti “bangkai”, dan kemudian ia memutuskan untuk mengubahnya menjadi Amazon.

Ia menentukan Amazon gara-gara meminta ide Amazon sebagai sungai terbesar di dunia itu mencerminkan perusahaannya yang suatu hari akan tumbuh menjadi penjaja buku terbesar di dunia.

2. Keluarga

Ketika Bezos merintis Amazon, Bezos telah merintis interaksi bersama dengan MacKenzie. Bersama-sama, mereka punyai empat orang anak: tiga orang anak laki-laki dan satu orang anak gadis yang diadopsi dari Tiongkok.

Mereka nikmati kesibukan keluarga pada umumnya, layaknya pergi untuk menyaksikan film Mission Impossible 5.

Uniknya, MacKenzie terhitung menulis novel dan Bezos akan menggunakan selama hari untuk membaca naskahnya, sekaligus tawarkan ide-ide dan pikirannya.

Bezos sebetulnya adalah nama keluarga dari orangtua adopsinya, Miguel Bezos, seorang engineer perminyakan di Exxon, dan Jackie Bezos.

Bezos diadopsi oleh mereka pas berusia empat tahun. Ayah biologis Bezos , Ted Jorgensen, berusia 19 tahun pas ia lahir dan meninggalkannya pas berusia 3 tahun. Baca juga,”Amazon Meringkas Proses “Machine Learning” dengan SageMaker“.

Jorgensen punyai toko sepeda di Glendale, Arizona. Sebelumnya, Ted telah mengizinkan Jackie dan Miguel untuk mengadopsi Jeff dan dari pas ke waktu, Ted lupa nama belakang Bezos yang baru.

Ketika Ted menyadari bahwa Jeff Bezos adalah putranya, ia bahkan tidak menyadari apa itu Amazon gara-gara ia tidak menggunakan komputer.

3. Terus Berinovasi

Jeff Bezos

Sosok yang inovatif dan pandai menyaksikan peluang, bisa saja layak disematkan kepada Jeff Bezos.

Bagaiamana tidak, Amazon Inggris sempat diberi tanda tangan kesepakatan bersama dengan trio Top Gear: Jeremy Clarkson, Richard Hammond, dan James May. Ketiganya menjadi tuan tempat tinggal pameran mobil di gelaran Amazon Prime 2016.

Baginya, kemitraan adalah hal yang menggembirakan. Bezos terhitung percaya bahwa pesawat tak berawak (drone) suatu hari akan menjadi hal umum, layaknya halnya kami menyaksikan sebuah truk pengangkut surat.

Perlu diingat, Jeff tidak cuma berinovasi melalui Amazon gara-gara Jeff terhitung punyai perusahaan luar angkasa bernama Blue Origin.

Perusahaan ini meluncurkan roket pertamanya di tahun ini dan telah mendaftar untuk penerbangan antariksa.

4. Kekayaan

Kekayaan Jeff Bezos belum lama ini menyentuh rekor terbaru, yakni US$ 150 miliar atau lebih kurang Rp 2.158 triliun pada kurs pas ini. Artinya, Bezos mengalahkan pencapaian Bill Gates.

Kekayaan puncak Bill Gates adalah US$ 149 miliar pada 1999 lalu (inflasi telah disesuaikan). Namun, perlu diingat bahwa Gates kerap menyumbangkan uangnya ke yayasan miliknya, dan sekarang terdapat selisih US$ 50 miliar pada kekayaannya dan Bezos.

Bila boleh dibandingkan, Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018 sebesar Rp 2.220 triliun, selisihnya lebih kurang Rp 62 triliun.

Melonjaknya kekayaan Bezos beriringan bersama dengan Amazon Prime Day, dikala barang-barang meraih disc. terbaik.

Saat ini, Bezos tetap ada di posisi puncak di Index Miliarder Bloomberg, diikuti oleh Bill Gates, Bernard Arnault, Warren Buffett, dan Mark Zuckerberg.

5. Budaya Kerja yang Dibuatnya Mengundang Kritik

Jeff Bezos

Amazon sempat mendapat banyak kritik tajam tentang budaya kerja. Dalam sebuah surat kepada pemegang saham pada 1997, Jeff menulis, “Anda dapat bekerja dalam pas lama, bekerja keras, atau bekerja secara cerdas, namun di Amazon.com Anda tidak dapat menentukan dua dari ketiganya.”

Potongan pada kata-kata di surat berikut menyadari menunjukkan bahwa budaya kerja di perusahaan yang didirikan pada 5 Juli 1994 ini sebetulnya keras.

Pada 2011, di luar gudang Amazon ditemukan ambulans yang tunggu untuk mengangkut karyawan Amazon yang meninggal gara-gara bekerja di ruangan bersuhu terlalu panas.

Kemudian, Amazon terhitung dikenal bersama dengan perubahan pekerjanya yang tinggi. Sejumlah karyawan diberikan 50 hingga 60 halaman yang memuat knowledge dan cuma lebih dari satu hari kemudian mereka akan ditanyai berkenaan ribuan angka dari knowledge tersebut.

Karena itu, banyak karyawan merintis hari mereka tanpa tidur supaya dapat mengerjakannya.Di samping itu, sebuah alat umpan balik (feedback) terlalu mungkin para karyawan di Amazon untuk beradu dan menyaksikan peringkat satu serupa lain.

Imbasnya, mereka yang ada di peringkat terendah setiap tahunnya tidak lagi bekerja di Amazon. Hal ini menciptakan tensi persaingan yang sungguh-sungguh dan ‘gila’.

Selain itu, hal yang terhitung patut disayangkan dari Amazon, para karyawan melaporkan bahwa mereka tidak punyai kelonggaran apapun, terkecuali kerabat atau mereka sendiri menderita penyakit serius, biarpun kinerja mereka terlalu kuat.

Leave a Reply