3 Mitos Aneh Seputar Mastrubasi

      No Comments on 3 Mitos Aneh Seputar Mastrubasi


Mastrubasi merupakan bagian dari kehidupan. Bahkan, melakukan itu memiliki manfaat bagi kesehatan terutama soal seksual jika di lakukan dengan benar.

Namun seperti semua hal pada umumnya, banyak mitos beredar soal hal tersebut. Berikut ini 3 mitos seputar mastrubasi yang aneh dan tidak terlalu di percayai.

1. Bikin botak

Mungkin yang menyebabkan adanya mitos ini adalah karena mastrubasi menyebabkan testosteran pria meningkat. Hal ini juga memuat hormon dihidrotestosteron (DHT) meningkat yang menyebabkan rambut rontok. Namun hal ini telah di sanggah.

Sebuah studi di tahun 2001 menemukan, pria yang tidak melakukan mastrubasi selama 3 minggu memiliki kadar testosteran yang lebih tinggi.

Teori lain menyatakan, air mani mengandung protein. Ketika kita melepaskan cairan ini, tubuh kehilangan nutrisi tersebut dan menyebabkan kebotakan.

Walaupun memang air mani mengandung protein, namun itu tidak cukup untuk merusak tubuh setelah seorang pria mengalami ejakulasi.

Hasil gambar untuk relationship

2. Menyebabkan Disfungsi Ereksi

Yang ini kerap kita dengarkan. Namun itu tidak benar. Disfungsi ereksi lebih di sebabkan oleh masalah psikologis, kecemasan, depresi, masalah hubungan, atau penyakit fisik linnya. Kondisi itu memang menyedihkan tapi tidak ada hubungannya dengan mastrubasi.

3. Rambut Tumbuh di Telapak Tangan dan Buta

Yang ini mungkin merupakan mitos yang paling aneh dan tidak memiliki dasar ilmiah. Mastrubasi terlalu sering bikin buta dan membuat rambut tumbuh di telapak tangan.

Mungkin saja, mastrubasi menyebabkan perasaan bersalah. Menurut psikologis Michael Ashworth, hal ini bisa jadi merupakan mengapa semua mitos itu muncul.

“Saya kira kekhawatiran ini berasal dari rasa bersalah yang tampaknya di rasakan oleh semua orang ketika mastrubasi” kata Michael.

Leave a Reply